Pengalaman saya, saya pernah memeriksakan diri pada ginekolog perempuan pada waktu kehamilan anak pertama saya. Kebetulan ginekolog tersebut direkomendasikan oleh teman saya, dan dia merasa cocok dengan ginekolog tersebut. Suami saya pun lebih menginginkan saya diperiksa oleh ginekolog perempuan.
Tetapi setelah saya kurang puas ketika berkonsultasi dengannya. Sebagai orang tua baru, tentu ingin mendapatkan banyak penjelasan. Tetapi yang saya dapatkan adalah jawaban yang semuanya terserah saya dan tidak ada penjelasan lebih lanjut. Dan penyampaiannya pun kurang ramah. Saya jadi berpikir, apakah barang kali dia lagi moody, maklum perempuan.. kalau siklusnya sudah datang…
Saya pun akhirnya mendatangi ginekolog laki-laki yang direkomendasikan saudara saya. Akhirnya saya menemukan dokter yang bagus, dia dengan senang hati menerangkan panjang lebar sampai saya mengerti. Dan dia encourage suami saya untuk peduli dengan kehamilan saya. Suami saya disuruh menulis hal-hal yang perlu diketahui tentang kehamilan saya. TOP banget gak tuh! Menurut saudara saya, suami-suami yang ikut berkonsultasi ke ginekolog tersebut, jadi makin sayang istri ;-) Saya sih juga ngerasain begitu ;-)
Menurut saya sih yang penting bukan laki-laki dan perempuan, tapi bagaimana mereka men-treat kita. Barang kali juga ada ginekolog perempuan yang bagus, tapi kebetulan saja saya tidak bertemu dengannya.